silakan daftarkan alamat email anda untuk dapat berpartisipasi dalam pelaksanaan manajemen teknik di wilayah 2 Kalimantan -Sulawesi Direktorat Penataan Bangunan Subdit Wilayah 2 PBL mengucapkan Selamat menunaikan Ibadah Puasa Tahun 2014 mohon maaf lahir dan bathin. Mari kerjasama untuk mendapatkan hasil yang baik sebagaimana diharapkan Semoga bermanfaat
Showing posts with label SULSEL. Show all posts
Showing posts with label SULSEL. Show all posts

Tuesday, 2 September 2014

KWS. PERKOTAAN KOTA SATELIT BITTUANG KEC. BITTUANG (KLUSTER A)

1. DELINEASI



2. POTENSI






RTBL KAWASAN WISATA ALAM HUTAN PANGO-PANGO KECAMATAN MAKALE SELATAN

1. DELINEASI
Kawasan RTBL:
Terletak di Kec. Makale Selatan, Kelurahan Tosapan dan sebagian Kelurahan Pasang
1.KAWASAN INTI (Hutan Wisata Pango-Pango) = sekitar 60 HA
2.KAWASAN TINJAUAN
     • koridor jalan menuju Pango – Pango /Kel.PASANG
     • koridor jalan dari Pango-Pango/kel Tosapan dan Sandabilli

Batas kawasan :
  • Utara : Kelurahan Tosapan 
  • Barat : Kelurahan Pasang 
  • Timur : Kelurahan Tosapan 
  • Selatan : Kelurahan Randan Batu

2. POTENSI DAN MASALAH
  • Akses & Koridor Jalan Kurang Memadai 
  • Pengembangan Ruang Wisata Belum Bertematik 
  • Pemanfaatan Lahan Belum Maksimal 
  • View Dan Amenitas 
  • Pelestarian & Pemanfaatan Karakter Bentang Alam & Bukit Tertinggi 
  • Pertumbuhan Bangunan Dikhawatirkan Tak Terarah Prasarana Sarana Belum Memadai
3. FGD











KAWASAN PEREKONOMIAN PUSAT JASA & PERDAGANGAN KOTA PATTALLASANG-KEC. PATTALLASSANG KAB. TAKALAR

1. DELINEASI KAWASAN
Pattallassang terletak di bagian tengah wilayah Kabupaten Takalar dengan luas wilayah ±25,31 Km2. Secara geografis berbatasan dengan beberapa kecamatan disekitarnya, seperti:
  • Sebelah utara berbatasan dengan Kec. Polombangkeng Utara; 
  • Sebelah timur berbatasan dengan Kec. Polombangkeng Selatan; 
  • Sebelah selatan berbatasan dengan Kec. Mappakasunggu dan Mangarabombang; 
  • Sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Gowa.

LUAS KAWASAN RTBL : 53,71 Ha.
BATAS KAWASAN
  • Sebelah utara , Kelurahan Kalabbirang; 
  • Sebelah timur, Kelurahan Pappa; 
  • Sebelah selatan, Kelurahan Pallantikang; dan 
  • Sebelah barat, Kabupaten Gowa.

2. PERMASALAHAN

3. POTENSI



4. FGD 1

FGD. I dihadiri oleh Team Leader, Tim Teknis Provinsi, Tim Teknis Daerah, Dinas PU, Bappeda, Camat Pattallassang, Lurah Pattallassang, Perwakilan LSM
































RTBL KAWASAN PERKOTAAN GALESONG KABUPATEN TAKALAR

1. DELINEASI
Secara administrasi Kecamatan Galesong merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Takalar, yang terletak sekitar kurang lebih 19 Km sebelah utara Kota Pattallassang (Ibukota Kabupaten Takalar). Kecamatan Galesong terbagi atas 14 (empatbelas) jumlah desa/kelurahan, dengan luas lahan keseluruhan kurang lebih 25,93 Km2.

Adapun batas kawasan perencanaan adalah ;
  • Sebelah utara, Desa Pa’lalakkang dan Desa Kalukuang; 
  • Sebelah selatan, Desa Bontoloe dan Desa Mappakalompo;
  • Sebelah barat, Selat Makassar; dan 
  • Sebelah timur, Desa Parammata dan Desa Pattinoang.

    Luas wilayah studi kegiatan RTBL Kawasan Perkotaan Galesong = 1.120 Ha.
    Luas Kawasan Perencanaan = 69,30 Ha

2. POTENSI KAWASAN

3. PERMASALAHAN

4. KEMAJUAN PENDAHULUAN

5. PEMBAHASAN PENDAHULUAN
    WAKTU PELAKSANAAN : Hari Rabu / 14 Mei 2014 Pukul 10.00 Wita
    TEMPAT PELAKSANAAN : Ruang Rapat Bupati



6. FGD I
WAKTU PELAKSANAAN : Hari Senin / 02 Juni 2014 Pukul 14.00 Wita
TEMPAT PELAKSANAAN : Ruang Rapat Bupati









Saturday, 5 July 2014

KAWASAN PERKOTAAN BARANDASI KEC LAU PROPINSI SULAWESI SELATAN

A. DELINEASI KAWASAN
Delineasi kawasan belum terukur dan belum telihat detail batas kawasan. 

Tuesday, 24 June 2014

RTBL KAWASAN PASAR & TERMINAL PENUMPANG TYPE C KEC. TALLUNGLIPU KAB. TORAJA UTARA PROPINSI SULAWESI SELATAN

A. DELINEASI KAWASAN

     
Kabupaten  Toraja Utara adalah salah satu  Daerah  Tingkat  II yang  berjarak ± 329 km ke sebelah utara Kota Makassar, Ibukota Provinsi Sulawesi Selatan dengan luas wilayah mencapai 1151,47 km2. Secara geografis, terletak diantara 2o 36’ 10” – 3o 6’ 20” Lintang Selatan (LS) dan 119o 38’ 50” – 120o 45’ Bujur Timur (BT). Kabupaten Toraja Utara berbatasan dengan :
Sebelah Utara : Provinsi Sulawesi Barat
Sebelah Timur : Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Utara dan Kota Palopo
Sebelah Selatan : Kabupaten Tana Toraja
Sebelah Barat : Kabupaten Tana Toraja dan Provinsi Sulawesi Barat

Monday, 23 June 2014

RTBL KAWASAN TERPADU PELABUHAN INDUSTRI PERDAGANGAN PERGUDANGAN DAN PETI KEMAS GARONGKONG KECAMATAN BARRU KABUPATEN BARRU SULAWESI SELATAN

1. DELINEAASI KAWASAN
2. KONDISI EKSISTING
Kabupaten Barru merupakan salah satu dari 24 kabupaten/kota yang ada di Sulawesi Selatan berada pada pesisir pantai barat Selat Makassar dengan panjang garis pantai 78 Km. Secara geografis terletak diantara Koordinat 4º0.5’35” - 4º47’35” Lintang Selatan dan 199º35’00” - 119º49’16” Bujur Timur dengan luas wilayah 1.174,72 Km² (117.472 Ha) dan berada ± 102 Km disebelah Utara Kota Makassar Ibukota Propinsi Sulawesi Selatan. Secara administratif Kabupaten Barru terbagi atas 7 (tujuh)  kecamatan yaitu Kecamatan Tanete Riaja, Kecamatan Tanete Rilau, Kecamatan Barru (ibukota kabupaten), Kecamatan Soppeng Riaja, Kecamatan Mallusetasi, Kecamatan Pujananting dan Kecamatan Balusu, yang terdiri dari 14 kelurahan dan 40 desa dengan batas-batas wilayah sebagai berikut:
-  Sebelah Utara dengan Kota Pare-Pare dan Kabupaten Sidrap
-  Sebelah Timur dengan Kabupaten Soppeng dan Kabupaten Bone
-  Sebelah Selatan dengan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
-  Sebelah Barat dengan Selat Makassar.  

RTBL KAWASAN KOTA BARU MONCONGLOE KEC. MONCONGLOE KABUPATEN MAROS PROPINSI SULAWESI SELATAN

DELINEASI KAWASAN

KONDISI EKSISTING
Kawasan Kota baru  Moncongloe dapat digambarkan sebagai berikut :
  1. Secara Adm. Terletak di Desa Moncongloe Bulu Kec. Moncongloe, luas Kawasan. RTBL +  63,07 ha.
  2. Kawasan ini merupakan kawasan yang relatif datar dengan kelerengan lahan berkisar antara 0-8%.
  3. Eksisting penggunaan lahan eksisting didominasi areal persawahan tadah hujan dan ladang; 
  4. Kualitas jaringan jalan pada umumnya jalan tanah/pengerasan dan sebagian betonisasi → aksesibilitas masih rendah.
  5. Dilintasi oleh rencana jaringan jalan utama regional Bypass Mamminasata → prospek aksesibilitas yang baik (Trigger Kawasan)
  6. Di sekitar kawasan melintas S. Tallo yang potensi menjadi muara drainase kawasan

BACA POSTING LAINNYA